PERCONTOHAN: Siswa SMKN 1 Leuwiliang mendengarkan penjelasan istri bupati Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat dalam kunjungannya, kemarin.

PERCONTOHAN: Siswa SMKN 1 Leuwiliang mendengarkan penjelasan istri bupati Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat dalam kunjungannya, kemarin.


LEUWILIANG-
Menjadi sekolah di bawah binaan Ya­yasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPAMDR), SMKN 1 Leuwiliang dikunjungi istri bupati Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat dalam studi banding mereka, kemarin (18/1).

Kepala SMKN 1 Leuwiliang Zainal Abidin mengaku, pihaknya sangat antusias menyambut istri bupati beserta rombongan. Menurutnya, ini menjadi prestasi tersendiri bagi SMKN 1 Leuwiliang yang masih terbilang baru.

”Sepertinya Astra akan mengembangkan SMK Pertanian di Kapuas seperti di sini. Makanya mereka ingin melihat proses belajar mengajar (SMKN 1 Leuwiliang, red),” ujarnya kepada Radar Bogor.

Ia menyebut, tidak ada rencana ke depannya bersama Kapuas setelah kunjungan ini. Tapi, SMKN 1 Leuwiliang berpotensi menjadikan sekolah lain sebagai binaan YPAMDR di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Person in Charge (PC) SMP, SMK, dan Teaching Factory kawasan Leuwiliang YPAMDR, Rahayu menuturkan, kunjungan tersebut merupakan kunjungan tambahan usai menyambangi Rumah Pintar milik PT. Astra yang dibentuk sebagai tempat binaan masyarakat sekitar daerah pilihan mereka.

”Studi banding ke Rumah Pintar karena paling produktif dari sembilan unit lainnya milik PT. Astra,” bebernya.(ran/c)

Sumber : http://www.radarbogor.id/2018/01/19/smkn-1-leuwiliang-jadi-percontohan/